RATU BERIMAN Penyuluh Agama Kabupaten Banyumas.
Kars Banyumas (Moderanesia.com) – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banyumas yang diwakili oleh Penyuluh Agama Islam eks-Kotip Purwokerto dan Pengurus PD IPARI berpartisipasi dalam acara bersih-bersih Klentheng Hok Tek Bio Purwokerto dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2557 Kongzi Li yang merupakan lanjutan dari program PD IPARI Banyumas “Ratu Beriman” (Rawat Rumah Tuhan, Beribadah Menjadi Nyaman), pada hari Rabu (11/2).
Turut hadir di kegiatan tersebut Kapolresta Banyumas dan Camat Purwokerto Timur untuk koordinasi tentang acara dan pengamanan ibadah yang akan dilaksanakan selama Imlek 2557 Kongzi Li di Klentheng Hok Tek Bio Purwokerto.
Trisno Rahayu, S.AB atau biasa disapa Ci Weyming adalah satu-satunya Penyuluh Agama Konghucu di Kab.Banyumas. Ia menyampaikan bahwa Rangkaian Imlek 2557 Kongzili bagi umat Konghucu diawali dengan peribadatan Er Shi Sheng An atau lebih popular dengan sebutan Ji Si Siang An. “Peribadatan dilaksanakan satu Minggu sebelum Imlek yakni tanggal 24 bulan 12 Kalender Kongzili. Er Shi artinya tanggal 24 bulan 12 dan Sheng/Siang secara harfiah adalah naik. Sheng An berarti menaikkan syukur kehadirat Tian atas keselamatan, keberkahan, kedamaian, yang sudah diterima oleh umat manusia sepanjang tahun”, terangnya.
Pada hari tersebut banyak dari tempat ibadah melaksanakan bersih-bersih sarana persembahyangan. Rupang-rupang diturunkan dari altarnya, untuk dijamasi dan dibersihkan satu tahun sekali. Meja altar, tempat penancapan dupa, kain sembahyang semua dicuci bersih untuk kembali dipasang ketika Imlek.
Umat saling bekerjasama dalam kegiatan tersebut. Demikian persembahyangan Er Shi Sheng An yang diwujudkan dalam Bakti sosial Hari Persaudaraan sebagai awal pembuka rangkaian Tahun Baru Imlek bagi umat Khonghucu.
Lubab Habiburrohman selaku ketua PD IPARI Banyumas menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh para penyuluh agama, sebagai bentuk toleransi yang dibangun.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan tempat ibadah, tetapi lebih dari itu merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati antar umat beragama yang menjadi jati diri bangsa Indonesia,”jelasnya.
Melalui tangan-tangan kita yang bekerja bersama hari ini, kita tidak hanya membersihkan debu dan kotoran, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebhinekaan. Selamat tahun baru Imlek 2577.

