BERITAKars Banyumas

Tak Sekadar Doa, Penyuluh KUA Karangkobar Dampingi Pasien hingga Ibu Pasca Melahirkan

Berbagi yuks..

Kars Banyumas ( Moderanesia.com) -KUA Karangkobar kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) di Puskesmas Karangkobar pada Selasa, 06 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Penyuluh Agama Islam sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan spiritual kepada pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Zuhri memimpin doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar para pasien diberikan kesembuhan, kekuatan lahir dan batin, serta ketenangan dalam menghadapi ujian sakit. Doa juga dipanjatkan bagi tenaga medis agar senantiasa diberi kesehatan, kesabaran, dan keberkahan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Sementara itu, dalam tausiyah singkatnya, Adib mengingatkan bahwa ibadah tetap dapat dijalankan sesuai kemampuan, termasuk bagi pasien yang sedang dalam masa pemulihan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain kegiatan doa dan tausiyah, Duwi Rohmah, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar, turut melakukan kunjungan khusus kepada pasien pasca melahirkan. Dalam kunjungan tersebut, ia mendoakan keselamatan bagi ibu dan bayi, sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas kelahiran seorang putra.
Dalam bimbingannya, Duwi Rohmah mengingatkan pentingnya menjalankan tuntunan syariat setelah melahirkan, di antaranya terkait mandi wiladah dan mandi nifas sebagai bagian dari menjaga kesucian diri dan kesiapan kembali beribadah.
“Melahirkan adalah anugerah besar dari Allah. Selain bersyukur, seorang ibu juga perlu memahami tuntunan agama agar ibadahnya tetap terjaga sesuai syariat,” tuturnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada ibu pasca melahirkan agar bersemangat dalam menyusui anaknya, karena menyusui merupakan perintah Allah sekaligus wujud kasih sayang dan pengorbanan mulia seorang ibu.
“Menyusui bukan hanya kebutuhan fisik bayi, tetapi juga ibadah. Setiap tetes ASI yang diberikan dengan ikhlas, insya Allah bernilai pahala,” ungkapnya dengan penuh empati.
Suasana penuh kehangatan dan haru terasa ketika keluarga pasien menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan rohani dari tim penyuluh.
“Kami merasa diperhatikan, tidak hanya secara medis tetapi juga secara spiritual. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” ujar salah satu keluarga pasien.
Melalui kegiatan Bimrohis ini, KUA Karangkobar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan penguatan iman, ketenangan batin, serta pendampingan keagamaan dalam setiap fase kehidupan, termasuk saat sakit dan pasca melahirkan. (dr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *