Uncategorized

Qurban Peduli Umat ke-10, Pokjaluh Kemenag Purworejo Tebar Manfaat untuk Masyarakat

Berbagi yuks..


Purworejo — Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo bersama SHOBARUmmat kembali menggelar kegiatan Qurban Peduli Umat ke-10 di Masjid Nurush Shodiqi, Desa Kedungsri, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang mengusung semangat kepedulian sosial dan pemberdayaan umat ini mendapat dukungan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga lembaga keagamaan setempat.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan selama dua hari. Pada 27 Mei 2026 dilakukan penyembelihan lima ekor kambing kurban yang langsung didistribusikan kepada masyarakat.

Puncak acara berlangsung pada 2 Juni 2026 dengan penyelenggaraan pasar murah SHOBARUmmat yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sedekah pakaian layak pakai, serta berbagai bentuk bantuan sosial lainnya yang disambut antusias oleh warga Desa Kedungsri dan sekitarnya.

Ketua Pokjaluh Kankemenag Purworejo, H. Solikhin, menyampaikan bahwa Qurban Peduli Umat merupakan bagian dari inovasi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan Kankemenag Purworejo.

Selain bazar sembako, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan renovasi serambi Masjid Nurush Shodiqi serta santunan bagi guru ngaji dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, H. Mukhlis Abdillah, menegaskan bahwa penyuluh agama harus terus hadir memberikan manfaat dan inspirasi bagi umat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana edukasi tentang makna ibadah kurban yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial.

Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pelayanan Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan berdaya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VIII, H. Wibowo Prasetyo, yang menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penguatan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi ekoteologi berupa penanaman dan pembagian bibit pohon di tanah wakaf Masjid Nurush Shodiqi sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan merawat keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *