BERITANasional

BRUS Upaya Pendewasaan Usia Nikah dan Mewujudkan Remaja Qeren Qur’ani

Berbagi yuks..

Nasional (Moderanesia.com) – Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Senin-Kamis, 27 Februari – 2 Maret 2023 di Hotel New Shapir Yogyakarta. Kakanwil Kemenag DIY Dr. Masmin Afif dalam sambutan pembukaannya meminta peserta tidak segan-segan terus menerus mensosialisasikan pelbagai program unggulan Kementerian Agama dalam rangka menurunkan angka perceraian, meminimalisir terjadinya nikah anak, mencegah terjadinya stunting pada anak dan sebagainya.

“tiga hal penting bagi fasilitator BRUS yang perlu dilakukan yaitu, menurunkan Angka Stunting bagi Calon Pengantin dengan mengetahui regenerasi yang sehat melalui Aplikasi elsimil, menurunkan angka perceraian, karena masih cukup tinggi hingga saat ini masih di angka 21℅ dan penguatan fungsi Keluarga Sakinah” tegasnya.
Dengan menjadi fasilitator program-program tersebut, imbuhnya, diharapkan bisa memecahkan permasalahan-permasalahan keluarga yang terjadi di masyarakat sehingga mampu dicarikan solusi yang terbaik agar keluarga tetap dalam keadaan aman nyaman dan tenteram.

Sebelumnya, Kabid Urais Jauhar Mustofa dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta kegiatan ini terdiri dari 34 peserta dari Jawa Timur, 44 peserta dari Jawa Tengah dan 22 peserta dari KUA di wilayah DIY. “Narasumber dari Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI dan Fasilitator BRUS dari Pusat dengan tujuan kegiatan menyiapkan fasilitator BRUS di lingkungan KUA Kecamatan baik di DIY, Jateng maupun Jatim,” ujar Jauhar.

Acara yang direncanakan berlangsung empat hari menghadirkan Instruktur nasional, diantaranya Paman Dodo, Prof. Alimatul Qibtiyah, Rindang Farihah dan Direktur Bina KUA Kementerian Agama RI yang secara bergantian menampaikan filosofi BRUS, Teknik fasilitasi untuk kelompok sasaran remaja, memahami perkembangan dan dinamika remaja, materi Stunting dan Remaja Qeren Qur’ani serta micro teaching.

Bimtek ini adalah salah satu bagian prioritas nasional dalam membangun ketahanan keluarga, agar nantinya fasilitator menjadi paham terkait pendewasaan usia nikah kepada remaja usia skolah dan mengedukasi remaja tentang pentingnya menikah pada batas usia yang telah ditetapkan.

Mahsun Ketua Pokjaluh Jateng yang juga sebagai peserta merasa bersyukur bisa mengikuti kegiatan Bimtek ini, ia mengungkapkan bimtek ini sangat bermanfaat bagi Penyuluh Agama dalam menambah wawasan pengetahuan yang nantinya digunakan dalam memberi edukasi kepada remaja usia sekolah agar lebih baik dalam mengelola emosi dan matang dalam mengambil keputusan menikah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *